skip to Main Content
Cara Mengatasi Tembok Lembab – Pengalaman Pribadi

Cara Mengatasi Tembok Lembab – Pengalaman Pribadi

Mari cari tau cara mengatasi tembok atau dinding yang lembab. Tips dan trik yang akan saya bagikan didasarkan atas pengalaman dirumah saya sendiri.

Setiap musim hujan biasnya beberapa bagian tembok dirumah saya mulai lembab ditandai warna dan bercak belang dibeberapa area tembok. Bercak-bercak ini lama kelamaan berubah warna menjadi coklat gelap dan berjamur.

Nah bagaimana cara saya mengatasi tembok atau dinding yang lembab? Berikut tips dan triknya.

Atasi Sumber Masalahnya!

Nah banyak orang yang mengalami dinding lembab delam rumahnya hanya megatasi “Akibatnya” bukan “Penyebabnya”.

Dalam banyak kasus penyebab dari dinding yang lembab adalah dari terpaparnya dinding bagian luar oleh air hujan. Atau bisa jadi tembok rumah anda menempel langsung dengan tembok rumah orang lain sehingga ada celah sempit yang tidak terlihat. Celah ini sangat mudah dilalui oleh air dan air akan terserap oleh tembok kebagian dalam rumah anda.

Jika itu kasusnya, yang harus anda perbaiki adalah sisi luar tembok rumah anda.

1. Beri lapisan waterproof!

Ini adalah cara paling umum. Jika tembok luar anda mudah diraih dan permukaannya rata tanpa menempel ke tembok lain maka waterproofing bisa jadi solusi yang ampuh.

Saya sendiri sudah 1 kali mencat seluruh tembok luar rumah saya dengan cat waterproof selama 2 tahun terakhir, dan hasinya cukup bagus. Kelembaban dalam rumah saya bisa berkurang hingga 90%.

Nah agar pekerjaan waterproofing bisa efektif berikut hal-hal yang harus anda pastikan.

  • Pastikan semua permukaan tembok terkena cat waterproof. Ini sangat vital. Jika ada bagian atau celah kecil yang terlewatkan maka celah ini bisa jadi sumber air merembes kedalam rumah anda dan menyebabkan dinding tembok lembab.
  • Jangan campur terlalu banyak air kedalam cat waterproof. Jika terlalu banyak air maka lapisan cat akan menjadi tipis dan tidak kual melindungi dinding luar anda dari air.
  • Gunakan serat fiber anti bocor yang dilapisi cat waterproof jika ada celah yang cukup besar ditembok luar anda.
  • Jika dana anda cukup, belilah cat waterproof yang harganya sedikit lebih mahal karena kualitasnya dan ketahanannya lebih baik.
  • Pastikan permukaan tembok bersih sebelum anda memberi lapisan waterproof. Jika permukaan tembok kotor maka cat waterproof tidak akan merekat dengan kuat.

Jika tembok rumah anda menempel pada tembok rumah orang lain maka yang harus anda lakukan adalah coba lapisi pertemuan ke-2 tembok serapat mungkin menggunakan semen anti bocor seperti “Sika Top”.

Coba cari celah yang terlihat dan beri fiber anti bocor dan lapisi waterproof.

Jika tembok sisi luar anda masih “telanjang” atau belum diplester maka coba pertimbangkan untuk segera memelester dan mencat tembok anda dengan waterproof sebelum musim hujan.

Itu cara sederhana mengatasi tembok lembab dari sisi luar.

Namun banyak situasi dimana sangat sulit untuk melapisi semua bagian tembok luar rumah dengan cat waterproof. Dan setelah beri lapisan waterproof pun masih saja ada bagian yang lembab disisi dalam rumah anda.

Itulah kasusunya dengan rumah saya. Bagian samping kiri dan belakang rumah saya menempel langsung dengan rumah orang lain sehingga mustahil di beri cat waterproofing.

Bagaimana mengatasi dinding atau tembok lembab disituasi seperti ini?


Atasi Dari Dalam

Pertama saya harus menerima fakta bahwa beberapa area tembok dalam rumah saya akan selalu lembab. Awalnya agak kesal dan kecewa juga namun sebetulnya ini bukan masalah yang tidak bisa diatasi.

Ini solusi saya dalam mengatasi tembok atau dinding lembab dari dalam rumah.

1. Pasang Keramik Dinding!

Menurut saya ini adalah cara yang super ampuh untuk mengatasi lembab didinding dalam rumah anda.

Ada 2 sisi tembok yang selama ini sering lembab jika hujan. Setelah saya ke-2 sisi tembok itu dengan kermaik maka sampai hari ini tidak pernah ada masalah dinding lembab di dalam rumah saya.

Kenapa penggunaan keramik dinding sangat efektif dalam mengatasi kelembaban? Karena keramik sendiri memiliki ketahanan yang sangat kuat terhadap air. Air tidak akan merembes melewati keramik.

Contoh Keramik Dinding Dirumah Saya

Yang perlu anda perhatikan pada saat memasang keramik dinding:

  • Gunakan semen khusus dinding seperti semen MU. Semen seperti ini daya rekatnya lebih kuat dan lebih kedap terhadap air.
  • Pastikan tukang mengoleskan semen ini ke seluruh permukaan keramik. Kadang tukang hanya mengoleskan semen di tengah-tengah keramik sekedar supaya menempel ke dinding. Jika begini bagian yang tidak terkena semen akan menjadi celah dan berpeluang menjadi jalur air atau suhu lembab bersarang.
  • Gunakan keramik yang cantik dan cocok dengan desain ruangan anda. Sebetulnya penggunaan kermaik justru dapat mempercantik tampilan kamar dan dinding anda. Jadi sekali mendayung lembab teratasi dan ruangan jadi lebih cantik.

Berikut contoh dinding rumah saya yang sudah dilapisi keramik.

2. Gunakan Kalsi Board Untuk Menutup Dinding Lembab!

Nah ide ini sebetulnya datang dari teman dekat saya.

Sebelum dipasang Kalsi Board dinding rumahnya termasuk plafonnya sering lembab ketika musim hujan.

Setelah dipasang kalsi board kamarnya menjadi seperti baru lagi. Bersih dan rapi total.

Sebetulnya Kalsi Board tidak menghilangkan bercak lembab. Lapisan Kalsi Board hanya menutupinya sehingga kelembaban dan bercak-bercaknya tidak nampak ke permukaan.

Dalam proses pemasangan Kalsi Board biasanya akan digunakan rangka besi hollow kecil. Setelah itu baru lembaran Kalsi Board dipakukan di atas rangka yang sudah terpasang. Hal ini menciptakan ruang hampa antara dinding yang lembab dan lapisan Kalsi Board. Itu yang akan menahan air dan kelembapan keluar.

Kalsi Board sendiri merupakan solusi ekonomis untuk atasi kelembapan didinding kamar anda karena proses pengerjaanya cepat dan tidak makan banyak biaya.

Kesimpulan!

Jadi itulah cara saya mengatasi dinding atau tembok yang lembab didalam rumah. Sampai saat ini saya merasa puas dengan lapisan kermaik dirumah saya. Musim hujan baru saja mulai dan tidak nampak sedikit pun bagian yang lembab di ruangan saya.

Semoga artikel ini bisa bantu anda. Akan lebih baik jika anda berkonsultasi kepada tukang yang ahli menangani kebocoran terlebih dahulu untuk tau solusi yang terbaik.

 

 

 

 

This Post Has 2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top